Penyebab Putaran Pengering Mesin Cuci Lemah dan Cara Mudah Mengatasinya
Mencuci pakaian di musim hujan adalah sebuah perlombaan melawan waktu. Anda sangat mengandalkan tabung pengering pada mesin cuci agar pakaian bisa langsung dijemur dan kering tanpa meninggalkan bau apek. Namun, masalah besar muncul ketika Anda memutar kenop pengering dan menyadari bahwa suara dengungan mesin terdengar sangat berat. Alih-alih berputar kencang, tabung pengering justru bergerak sangat pelan seolah kehilangan tenaga.
Ketika cucian dikeluarkan, air masih menetes dan pakaian terasa sangat berat karena belum tuntas diperas. Insting pertama Anda mungkin langsung berpikir bahwa dinamo mesin cuci telah terbakar dan Anda harus segera memanggil tukang servis. Jangan panik dan terburu-buru mengeluarkan biaya perbaikan. Putaran pengering yang melemah sering kali disebabkan oleh kesalahan pemakaian atau kendala teknis ringan yang bisa Anda deteksi sendiri.
Beban Cucian yang Melebihi Kapasitas Maksimal
Penyebab paling umum yang sering kali tidak disadari oleh pengguna adalah memasukkan pakaian terlalu banyak ke dalam tabung pengering. Memaksa masuk selimut tebal, celana jins yang sarat air, dan tumpukan kemeja sekaligus akan memberikan beban ekstrem pada motor dinamo.
Selain kelebihan muatan, penempatan pakaian yang tidak seimbang di dalam tabung juga berakibat fatal. Jika pakaian menumpuk di satu sisi, tabung akan berputar oleng dan menabrak dinding bodi mesin cuci. Sensor atau mekanisme mekanik akan otomatis meredam putaran tersebut untuk mencegah kerusakan yang lebih parah. Solusinya sangat sederhana, kurangi jumlah pakaian dan pastikan Anda meratakan posisinya di dalam tabung sebelum menutup pintu pengering.
Tali Rem Pengering Terlalu Kencang atau Putus
Khusus pada mesin cuci dua tabung, terdapat sistem pengereman mekanik yang berfungsi menghentikan putaran tabung seketika saat pintu pengering dibuka. Sistem ini digerakkan oleh seutas kawat atau tali rem yang terhubung ke pintu bagian atas.
Seiring berjalannya waktu, kawat ini bisa menjadi kendur, berkarat, atau bahkan putus. Jika tali rem bermasalah, kampas rem di bagian bawah akan terus menempel pada as dinamo meskipun pintu pengering sudah ditutup rapat. Gesekan inilah yang membuat tabung berputar sangat berat dan pelan. Anda bisa membuka penutup belakang mesin cuci dan memastikan kawat rem tersebut masih tertarik dengan sempurna saat pintu pengering ditutup.
Kapasitor Dinamo yang Mulai Kehilangan Daya
Jika kapasitas cucian sudah pas dan sistem rem tidak bermasalah, maka tersangka berikutnya berada pada komponen kelistrikan bernama kapasitor. Kapasitor berfungsi menyimpan cadangan daya sementara untuk memberikan tendangan tenaga awal saat dinamo mulai berputar.
Jika komponen berbentuk silinder hitam ini sudah mulai melemah atau menggembung karena usia pemakaian, dinamo tidak akan mendapatkan daya dorong yang cukup. Akibatnya, mesin hanya akan mendengung keras atau tabung berputar dengan sangat pelan. Mengganti kapasitor sebenarnya cukup mudah dan murah jika Anda mengerti sedikit tentang kelistrikan dasar, namun sangat disarankan untuk meminta bantuan teknisi jika Anda ragu.
Performa Pengeringan Ekstra Cepat Bersama Mesin Cuci SANKEN
Mencegah masalah selalu lebih baik daripada mengobati. Jika Anda menginginkan mesin cuci dengan performa pemerasan air yang buas namun tetap awet, SANKEN adalah jawaban pastinya.
Mesin cuci SANKEN dilengkapi dengan teknologi Super Spin Dry yang didesain untuk menghasilkan pusaran angin dan putaran tabung berkecepatan tinggi. Desain tabung pengeringnya dirancang khusus untuk membuang air secara masif dalam hitungan detik. Ditunjang dengan dinamo berbahan lilitan tembaga murni seratus persen, motor pengering SANKEN tidak mudah panas dan anti-lemah meski digunakan untuk mengeringkan cucian tebal keluarga Anda setiap hari.