Current Promotion

Tips Merawat Dispenser

Tanggal : 14 Agustus 2017 Lokasi : Jakarta
*) Klik gambar untuk melihat lebih besar

Tips Merawat Dispenser

Tanggal : 14 Agustus 2017 Lokasi : Jakarta

Anda yang menggantungkan pada ketersediaan air minum pada air minum kemasan dalam galon biasanya memiliki water dispenser untuk memudahkan Anda mengambil air minum.

Dispenser air yang anda miliki mungkin hanya berupa wadah keramik dengan keran atau dispenser listrik yang canggih dengan kemampuan menyediakan air panas dan air dingin.

Untuk dispenser dari wadah keramik, Anda hanya harus membiasakan diri untuk membersihkan wadah dan kerannya secara teratur agar tidak berlumut.

Sementara untuk dispenser listrik, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan agar dispenser anda awet. Perawatan dispenser air minum dengan listrik dimulai bahkan sejak dari pertama kali dispenser yang Anda beli tiba di rumah dan mulai dioperasikan

Setibanya dispenser air minum Anda di rumah, jangan langsung mengoperasikan dispenser, paling tidak selama dua sampai empat jam pertama karena oli yang ada di dalam kompresor kemungkinan belum stabil akibat guncangan saat di perjalanan dari toko ke rumah.

 Jika anda ingin memindahkan dispenser, bawalah dispenser dalam posisi tegak. Jangan membawa dispenser dalam posisi miring apalagi sampai ditidurkan. Kemiringan dispenser yang bisa ditolerir hanya sebesar 45 derajat. Jika melebihi kemiringan ini maka oli yang berada dalam kompresor akan naik dan mengakibatkan air yang keluar menjadi tidak dingin.
Hindarkan dispenser dari sengatan panas matahari langsung agar tidak mempengaruhi kualitas air minum di dalam galon, selain itu suhu yang panas akan mempengaruhi kinerja mesin dispenser Anda.

Apabila air tinggal sebatas leher galon, segera matikan aliran listriknya agar terhindar dari bahaya korsleting. Sebaiknya habiskan air dalam dispenser segera dan ganti dengan galon baru.

Jika anda ingin membersihkan bagian dalam dispenser, campurkan cuka masak ke dalam sisa air yang masih ada, diamkan sejenak lalu keluarkan air bercampur cuka melalui keran dispenser. Untuk menghilangkan aroma cuka, masukkan lagi air bersih ke dalam wadah dispenser lalu keluarkan lagi melalui keran. Setelah anda memastikan tidak ada lagi aroma cuka, maka galon baru sudah bisa dipasang kembali.

 

source: tipsrumah.com

Promo Lainya

Sudah Benarkah Letak Penyimpanan Anda dalam Lemari Es

15 Januari 2018 Jakarta

Anda termasuk orang yang gemar memasak atau makan buah-buahan setiap hari ? Tentu Anda memiliki kulkas dirumah sebagai penyimpanan sayur dan buah-buah...

Sudah Higieniskah Botol Bayi Anda

12 Januari 2018 Jakarta

Anda sering menggunakan botol untuk memberikan asupan susu formula atau ASI pada bayi anda ? Jika ya, anda harus berhati-hati saat dan lebih memperhat...

Bola Ubi Kopong

12 Januari 2018 Jakarta

Siapa sih yang tidak tahu bola ubi ? Camilan renyah ini cocok untuk menemani akhir pekan kamu dirumah bersama keluarga. Dengan bahan-bahan yang sederh...

Si Hijau Kecil Yang Kaya Akan Manfaat

11 Januari 2018 Jakarta

Anda penggemar sayuran ? Pasti tidak asing dengan sayuran yang satu ini. Yup Brokoli, Sayuran berwarna hijau yang menyerupai pohon kecil. Brokoli dapa...

Memilih Kompor Gas yang Aman Berikut Panduannya

11 Januari 2018 Jakarta

Kegiatan memasak tak lepas dari perangkat utama yakni kompor. Pada zamannya, masyarakat memilih kompor minyak sebagai perangkat memasak. Hal tersebut ...

Promo Flash Sale Sanken di Shopee

10 Januari 2018 Jakarta

Promo Flash Sale Sanken di Shopee...

Nasi Cepat Berbau atau Berubah Warna Simak Tipsnya

10 Januari 2018 Jakarta

Memasak nasi dengan menggunakan rice cooker memang lebih praktis jika dibandingkan memasak dengan panci biasa. Selain menghemat waktu dan tenaga, anda...

Cucian dirumah menumpuk, Santai ada Sanken

08 Januari 2018 Jakarta

Dewasa ini mesin cuci merupakan salah satu perabotan rumah tangga yang sangat didambakan, terutama oleh kaum wanita. Bagaimana tidak ? Dengan kehadira...