Current Promotion

Ternyata rambut ada usianya #Infomania

Tanggal : 22 Februari 2017 Lokasi : Jakarta
*) Klik gambar untuk melihat lebih besar

Ternyata rambut ada usianya #Infomania

Tanggal : 22 Februari 2017 Lokasi : Jakarta

Siapa sih yang tidak ingin memiliki rambut sehat dan indah? Punya rambut indah sama berharganya dengan mengenakan mahkota di kepala. Bedanya, mahkota yang satu ini sangat rentan.

Rambut rontok dan kebotakan memang momok yang menakutkan bagi setiap orang. Tak heran, berbagai masalah tersebut meski itu berarti harus mengeluarkan banyak biaya.

Sejatinya, kerontokan rambut wajar, karena rambut juga mempunyai siklus hidup. "Siklus hidup ini yang mempengaruhi pelepasan rambut secara normal," ujar Santi Sadikin, dokter konsultan estetika Klinik Kecantikan Esther House of Beauty.

Dalam kondisi normal, seharusnya, jumlah rambut yang rontok setiap hari tak lebih dari 45-100 helai. Bandingkan dengan jumlah rambut di kepala kita yang mencapai 100.000 helai.

Menurut Santi, siklus hidup rambut terbagi ke dalam tiga fase. Pertama, fase antigen atau fase pertumbuhan. Pada siklus ini, sehelai rambut bisa bertahan di kulit kepala hingga tiga tahun. Kedua, fase catagen atau istirahat. Di fase yang berlangsung sekitar tiga pekan ini, rambut berhenti tumbuh.

Ketiga, fase telogen atau fase pelepasan. Di fase ini, setiap rambut akan mengalami pelepasan dari kulit kepala. Proses ini terjadi dalam tiga bulan. Dalam keadaan normal, 90 persen dari keseluruhan rambut di kepala kita dalam fase pertumbuhan. Baru 10 persen sisanya mengalami fase istirahat pada waktu tertentu alias tidak bersamaan.

Faktor penyebab
Nah, masalahnya, rambut dan kulit kepala amat jarang berada dalam kondisi normal. Alhasil, masalah rambut rontok pun muncul. Santi menilai, rambut rontok di bawah 40 helai per hari masih normal. Tapi, kalau jumlah rambut rontok di atas 40 helai, si empunya rambut harus mengatasinya. 

Eddy Karta, dokter spesialis kulit dan kelamin Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta memiliki acuan berbeda. Menurutnya, rambut rontok 100-150 helai per hari masih wajar. Tapi, jangan sampai kerontokan rambut yang terjadi sampai berujung pada kebotakan.

Di luar siklus normal, banyak faktor yang menyebabkan rambut rontok. Khusus di Indonesia, salah satu penyebabnya adalah iklim yang panas dan lembab. "Iklim tropis membuat kepala lebih mudah berminyak, kotor, dan berketombe" kata Santi.

Masalah kulit kepala juga bisa terjadi karena kekurangan gizi seperti protein, vitamin B, mineral seng, termasuk infeksi kulit kepala. Kalau salah satu dari hal itu terjadi, akar rambut pun menjadi mudah lepas.

Dia juga mengingatkan, kebiasaan mengikat atau menyasak bisa membuat akar rambut tertarik dan mudah lepas. Penggunaan bahan kimia, seperti sampo, pelembab rambut, pewarna rambut, serta obat pengeriting atau pelurus rambut juga mempengaruhi kesehatan akar rambut.

Obat-obatan pun bisa menjadi penyebab kerontokan. Contohnya ini terjadi  pada pasien penerima kemoterapi atau radioterapi. Bahkan, untuk sebagian orang, pil kontrasepsi, obat asam urat, obat radang sendi, obat depresi, dan obat darah tinggi bisa menjadi pemicu kerontokan rambut.

Penyebab lain adalah kelebihan hormon androgen (androgenic alopecia). Hormon ini biasanya menyerang kaum pria berusia di atas 30 tahun. "Biasanya, kebotakan terjadi di depan atau belakang kepala," jelas Santi.

Faktor terakhir adalah psikologis. Stres ternyata juga bisa memicu kerontokan pada rambut. 
sumber http://health.kompas.com/read/2010/10/06/11404078/rontok.100.helai.masih.wajar.kok


 

Promo Lainya

Promo Sanken Shopping Day 10.10

10 Oktober 2017 Jakarta

Dapatkan berbagai produk Sanken dengan harga spesial 10.10 kunjungi official store kami di Blibli , Lazada , Jd.id dan Shopee belanja sekarang! ...

Begini Cara Hemat Listrik Untuk Rumah yang Punya AC

26 September 2017 Jakarta

Ketika sebuah rumah sudah tertata dengan rapi dan bersih, rasanya belum lengkap jika belum dipasang AC di dalamnya. Pasalnya, ketika menjelang siang h...

6 Hal Yang Bikin Betah di Rumah

26 September 2017 Jakarta

 Rumah yang baik adalah rumah yang dapat memberikan energi positif dan dapat membuat penghuninya merasa bahagia. Sayangnya kebanyakan orang hanya ter...

Mencuci Bersih dengan Mesin Cuci Dua Tabung Sanken

25 September 2017 Jakarta

Terlihat semua mesin cuci sama, tapi apakah hasil cuciannya sama? Tentu berbeda. Banyak orang membeli mesin cuci 2 tabung karena harganya yang lebih m...

Supercom Sanken, Masak Jadi Mudah Buat Semua

25 September 2017 Jakarta

Sudah tahu jika Supercom Sanken juga bisa digunakan untuk menggoreng? Jika belum, mari mengenal Supercom Sanken lebih detail lagi. Supercom Sanken ...

Tiga Alasan Anda Perlu Beralih Menggunakan Mesin Cuci

25 September 2017 Jakarta

Beberapa orang lebih memiih mencuci baju secara manual atau menggunakan tangan, alasannya pun beragam, mulai dari jumlah cucian yang sedikit atau meng...

Menu Bekal Praktis Buat Si Super Sibuk Lebih Lezat dan Hemat

25 September 2017 Jakarta

Kegiatan sehari-hari yang padat nggak jarang bikin kamu sampai nggak punya waktu buat diri sendiri. Bahkan kadang jam makan siang aja terlewat karena ...

Cara Merayu Si Dia Membantu Pekerjaan Rumah Tangga Udah Coba

25 September 2017 Jakarta

Jadi pasangan muda yang baru membangun rumah tangga emang jadi tantangan tersendiri. Banyaknya aktivitas sehari-hari bikin kamu sering kewalahan menga...